Lombok Utara (Shotnewstv.com) – Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., secara resmi membuka Open Turnamen Sepak Bola Merenten Cup Piala Kepala Desa Sesait ketiga Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Merenten Desa Sesait (3/8).Hadir juga Wakil Ketua DPRD KLU Hakamah,Sekretaris Askab PSSI Budiawan.,SH, Camat Kayangan Siti Rukayah.,S.Pt., serta undangan lainya.
Dalam sambutannya, Bupati Najmul menegaskan komitmennya untuk menjadikan berbagai kompetisi olahraga dan budaya sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan guna menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Bupati Najmul mengapresiasi tingginya animo masyarakat Lombok Utara terhadap kegiatan perlombaan, baik sepak bola maupun tradisi lokal seperti peresean, antusiasme sebagai modal sosial yang kuat untuk pembangunan daerah.
“Saya melihat animo masyarakat sungguh luar biasa, Insyaallah, saya bersama Pak Wakil Bupati menginginkan lomba-lomba ini tetap berlangsung sepanjang tahun di berbagai tempat, ini akan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat kita,” ujar Bupati Najmul.
Terkait pelaksanaan turnamen, Bupati dua Periode ini berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas sesuai dengan semangat “Merenten”.
Dalam setiap pertandingan pasti ada pemenang dan kekalahan, sehingga hasil akhir harus diterima dengan lapang dada sebagai bagian dari permainan.
“Lakukanlah pertandingan ini sebagaimana sebuah permainan, apapun hasilnya, kita harapkan berjalan aman dan tertib,”pesannya.
Sementara itu Sekretaris Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lombok Utara, Budiawan, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Desa Sesait dan seluruh panitia atas terselenggaranya Merenten Cup Piala Kepala Desa Sesait ke-3 Tahun 2026.
Konsistensi pelaksanaan turnamen sepak bola selama tiga tahun berturut-turut merupakan wujud nyata komitmen pengembangan bakat sepak bola di KLU khusunya Kecamatan Kayangan.
“Sekarang Liga 4 berlangsung di Pemenang, tahun depan di Gangga, kemudian di Kayangan. Karena tiga kecamatan ini yang paling representatif dari sisi lapangannya,”ujarnya.
Budiawan berharap rencana penyelenggaraan Liga 4 secara bergilir di tiga kecamatan tersebut dapat menjadi agenda rutin yang didukung penuh oleh Pemda KLU.
“Dukungan moral dan kebijakan pemerintah daerah sangat krusial dalam menciptakan ekosistem kompetisi yang berkelanjutan bagi pengembangan sepak bola KLU,”katanya.
Lebih lanjut, Sekretaris Askab PSSI KLU menekankan pentingnya sportivitas dan semangat persaudaraan dalam setiap pertandingan, menang atau kalah adalah hal biasa, namun menjaga keamanan, ketertiban umum, serta mematuhi laws of the game harus tetap menjadi prioritas utama sesuai rekomendasi organisasi.
“Semangat persaudaraan itu yang paling penting, kita harus menghadirkan ruang terbaik bagi masyarakat dan potensi sepak bola di Lombok Utara, khususnya Kecamatan Kayangan,”tegasnya.
Budiawan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang terlibat, termasuk official, manajer, pemain, masyarakat Kecamatan Kayangan, TNI-Polri, dan rekan media yang telah saling mendukung kelancaran acara.
“Kami berharap Pemda terus memberikan dukungan tidak hanya untuk sepak bola, tetapi juga cabang olahraga lainnya,”harapnya.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Sesait, Susianto, M.Pd., menerangkan bahwa Open Turnamen Merenten Cup Piala Kepala Desa Sesait ke-3 Tahun 2026 dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai media silaturahmi lintas desa, lintas kecamatan di Lombok Utara, hingga wilayah lain di Provinsi NTB.
“Melalui turnamen akbar ini, perputaran ekonomi di Desa Sesait, baik mikro maupun makro, bergerak luar biasa, ini menjadi bukti bahwa event olahraga mampu menggerakkan roda perekonomian desa secara nyata,”ujar Susianto.
Susianto juga mengungkapkan kebanggaannya atas inovasi dan kemandirian panitia dalam menyelenggarakan turnamen, dimana seluruh persiapan dan pelaksanaan Merenten Cup ke-3 dilakukan tanpa intervensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), melainkan hasil gotong royong dan kreativitas panitia serta dukungan masyarakat.
Kades Sesait Susianto juga menyampaikan dua pesan kunci kepada seluruh peserta dan penonton, pertama, menjaga sportivitas demi kualitas event yang baik, kedua, menjaga kondusivitas dan keamanan agar turnamen dapat terus berlanjut secara berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
“Mari kita jaga sportivitas manakala kita menginginkan kualitas event ini, dan mari kita jaga kondusivitas manakala kita menginginkan gelaran ini tetap berlanjut secara kontinuitas,”tutupnya.(mu)
Share this content:
