Loading Now

Shotnews

Resmi Ditutup di GOR Gyfa Pantura Gondang: Turnamen Batur Ite Badminton Series 2026 Sukses Melahirkan Pasangan Juara dan Siapkan Jalur Seleksi Pelatnas Bagi Atlet Potensial KLU

Resmi Ditutup di GOR Gyfa Pantura Gondang: Turnamen Batur Ite Badminton Series 2026 Sukses Melahirkan Pasangan Juara dan Siapkan Jalur Seleksi Pelatnas Bagi Atlet Potensial KLU

Lombok Utara (SHOTNEWSTV.COM) – Kemeriahan dan gelora semangat kompetisi olahraga menghiasi malam puncak babak final Turnamen Bulu Tangkis Batur Ite Badminton Series 2026 yang berlangsung sukses di Lapangan GOR Gyfa Pantura, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Perhelatan olahraga bergengsi yang telah bergulir secara maraton sejak 21 hingga 27 September 2026 tersebut secara resmi ditutup oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, S.T., M.Si. Turnamen ini menjadi salah satu panggung olahraga paling dinanti oleh para pecinta tepok bulu di Pulau Lombok, sekaligus menjadi wahana pembinaan atlet lokal yang difasilitasi langsung melalui program kemitraan strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.

Malam penutupan ajang bulu tangkis tingkat kabupaten tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh-tokoh penting KLU. Tampak hadir secara langsung Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., Ketua DPRD KLU Agus Jasmani, Anggota DPRD KLU Artadi, seluruh Anggota DPRD KLU dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI KLU, para tokoh olahraga, serta ribuan pasang mata penonton yang memadati tribun GOR Gyfa Pantura untuk menyaksikan pertarungan seru memperebutkan takhta juara di ajang puncak tersebut.

Dalam pidato sambutan resminya, Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, atas perhatian dan dukungan riil yang tiada henti terhadap kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Lombok Utara. Menurut Wabup Kusmalahadi, kehadiran jajaran wakil rakyat dari Senayan yang membawa program-program strategis Kemenpora RI ke KLU memberikan dampak pemicu (multiplier effect) yang sangat nyata bagi bergairahnya ekosistem olahraga perdesaan serta peningkatan mutu pembinaan atlet-atlet lokal di daerah.

“Selamat datang kami sampaikan untuk kesekian kalinya kepada Bapak H. Lalu Hadrian Irfani di Bumi Tioq Tata Tunaq. Beliau ini adalah sosok wakil rakyat yang sangat konsisten membawa banyak program pembangunan dan olahraga ke Lombok Utara. Mari kita doakan bersama agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, dan di sisa masa jabatannya dapat terus memperjuangkan serta membawa lebih banyak program-program prioritas nasional ke Kabupaten Lombok Utara,” ujar Wabup Kusmalahadi yang disambut tepuk tangan riuh dari seluruh jajaran peserta dan undangan yang memadati arena GOR.

Lebih lanjut, Wabup Kusmalahadi memberikan sanjungan tinggi terhadap kualitas teknis dan daya juang yang ditunjukkan oleh para pebulu tangkis daerah selama sepekan pelaksanaan turnamen Batur Ite Badminton Series 2026. Mantan pejabat teknis ini menilai bahwa atlet-atlet bulu tangkis asal KLU pada dasarnya memiliki potensi alamiah yang luar biasa pesat. Bakat-bakat terpendam dari pelosok desa tersebut hanya membutuhkan pengasahan kualitas, pendampingan pelatih profesional, serta ketersediaan wadah kompetisi yang rutin dan terukur agar dapat melejit menjadi pebulu tangkis handal berskala nasional.

“Alhamdulillah, malam ini adalah malam yang sangat membahagiakan bagi kita semua. Melalui babak final ini, kita menyaksikan sendiri bahwa kualitas bakat dan potensi atlet-atlet bulu tangkis Kabupaten Lombok Utara ini benar-benar luar biasa. Keterampilan mengolah kok dan variasi pukulan yang disajikan para atlet kita di atas lapangan tidak kalah menariknya dibandingkan dengan pertandingan-pertandingan profesional yang sering kita saksikan di layar televisi,” tutur Wabup Kusmalahadi penuh kebanggaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyoroti betapa krusialnya keberadaan turnamen berkala sebagai sarana paling efektif untuk melatih mental bertanding (match temperament) para atlet muda. Menurut pandangannya, sehebat apa pun teknik dasar atau kekuatan fisik yang dimiliki oleh seorang atlet di sesi latihan harian, kualitas tersebut tidak akan pernah terkonversi menjadi prestasi tinggi jika atlet yang bersangkutan tidak pernah diuji dalam tekanan atmosfer pertandingan yang sesungguhnya. Kompetisi seperti Batur Ite Series ini dinilai sanggup membentuk karakter pantang menyerah serta ketahanan mental atlet di bawah tekanan penonton.

Membedah nomenklatur penamaan turnamen yang mengusung label “Badminton Series”, Wabup Kusmalahadi menyampaikan harapannya agar ajang ini tidak berhenti sebagai agenda sekali jalan tanpa keberlanjutan. Ia mendorong agar turnamen ini dapat menjelma menjadi agenda kompetisi rutin yang digelar secara berkelanjutan. “Di sini kalau judulnya tertulis ‘Badminton Series’, berarti mengindikasikan bahwa tahun depan kompetisi ini harus ada lagi. Bahkan jika memungkinkan, kita dorong agar turnamen ini dapat diselenggarakan minimal dua kali dalam setahun demi menjaga ritme kompetisi para atlet daerah,” harap Wabup Kus.

Lebih luas lagi, Wabup Kusmalahadi menegaskan komitmen Pemkab KLU untuk terus membumikan budaya berolahraga di seluruh penjuru Lombok Utara, tidak hanya terbatas pada cabang bulu tangkis, melainkan menyasar seluruh cabang olahraga potensial lainnya. Rangkaian turnamen berkualitas harus terus didukung penuh oleh pemerintah daerah, swasta, dan dewan agar para atlet KLU memiliki jam terbang bertanding yang cukup. Dengan jam terbang yang tinggi, para atlet daerah dipastikan siap melangkah keluar dan sanggup bersaing ketat di panggung kejuaraan regional maupun nasional. “Pesan saya kepada para atlet, jangan hanya puas menjadi juara atau sukses di tempat sendiri,” tegasnya.

Menyinggung catatan evaluasi prestasi Lombok Utara pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB edisi sebelumnya, Wabup Kus secara jujur mengakui bahwa capaian medali KLU masih memerlukan banyak pembenahan dan pembenahan sistemik dari tingkat dasar. Namun, dengan munculnya komitmen kuat, kolaborasi antar-lembaga pusat dan daerah, serta gairah kompetisi dari tingkat bawah seperti Batur Ite Series ini, ia optimistis peta kekuatan dan prestasi olahraga KLU akan melonjak drastis pada ajang Porprov NTB mendatang. “Mari kita terus berkomitmen bersama untuk mengembangkan dunia olahraga, khususnya bulu tangkis di Kabupaten Lombok Utara,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, S.T., M.Si., dalam pidato penutupannya menyampaikan rasa syukur dan kekaguman yang mendalam atas sukses penyelenggaraan turnamen dari babak penyisihan hingga partai puncak. Lalu Hadrian menilai bahwa kualitas ketangkasan, refleks, serta stamina yang diperagakan oleh para pebulu tangkis KLU sangat dahsyat dan setara dengan standar atlet-atlet di kota besar. Menurutnya, talenta lokal KLU hanya memerlukan sedikit pemolesan taktik dan jam bertanding agar mampu meledak menjadi pebulu tangkis kelas nasional.

“Ternyata bakat dan potensi atlet-atlet bulu tangkis dari Kabupaten Lombok Utara ini benar-benar dahsyat. Kualitas permainannya sangat memukau, tinggal dipoles sedikit saja melalui pelatihan terpusat. Saya tegaskan bahwa Batur Ite Badminton Series ini bukanlah kejuaraan sembarangan, karena ini merupakan hasil kolaborasi resmi Komisi X DPR RI bersama Kemenpora RI dan Pemkab KLU. Tim pemantau bakat (talent scouting) dari Kemenpora telah memantau langsung laga ini. Semoga nanti ada atlet badminton dari KLU yang dipanggil ke Jakarta untuk mengikuti seleksi masuk Pelatnas Cipayung,” ujar Lalu Hadrian memotivasinya.

Untuk memperkuat optimisme tersebut, Politisi Senayan ini menyinggung rekam jejak atlet-atlet legendaris asal KLU yang sukses mengguncang dunia, seperti Lalu Muhammad Zohri di cabang atletik lari cepat, serta kebangkitan tim-tim sepak bola KLU di ajang regional NTB. Bukti sejarah ini mempertegas bahwa masyarakat Lombok Utara memiliki DNA olahragawan berprestasi tinggi. Sebagai bentuk kelanjutan program, Lalu Hadrian mengumumkan berita gembira bahwa para semifinalis dari turnamen ini akan diundang kembali untuk bertarung pada babak Grand Final Batur Ite Badminton Series se-Pulau Lombok yang dijadwalkan berlangsung pada akhir November 2026 mendatang.

“Kami sedang mengatur jadwal teknisnya, di mana pada akhir bulan November 2026 nanti, kita akan mengumpulkan seluruh pasangan semifinalis dari Lombok Utara, Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur dalam satu panggung Grand Final se-Pulau Lombok. Kepada para pemenang malam ini, saya ucapkan selamat atas prestasinya, dan bagi yang belum berhasil meraih juara, ingatlah bahwa kekalahan malam ini hanyalah kemenangan yang tertunda. Teruslah berlatih dengan tekun, insyaallah Lombok Utara akan terus menjadi penyumbang utama atlet badminton nasional,” tuntas Lalu Hadrian.

Adapun berdasarkan hasil pertandingan final yang berlangsung sengit, pada Kategori Juara A, pasangan Dayan / Heri sukses mengamankan trofi Juara 1 usai mengalahkan pasangan Tanda / Iwan yang harus puas berada di posisi Juara 2, sementara predikat Juara 3 Bersama diraih oleh pasangan Adit Adil / Mibah dan Tea / Nabil. Sedangkan pada Kategori Juara B, gelar Juara 1 berhasil disabet oleh pasangan Hairil / Dani setelah menumbangkan pasangan Gazah / Ariska di posisi Juara 2, disusul pasangan Gubli / Andri serta Aji / Hendra yang menempati Juara 3 Bersama. Masing-masing pemenang berhak membawa pulang piala kejuaraan dan uang pembinaan dari panitia penyelenggara.(mu)

Share this content:

Post Comment

You May Have Missed